Peluang CLS Tetap Besar

Published by admin on October 20, 2014 7:18 am in News.

LINE-UP semifinal Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia Preseason Tournament Mangupura Cup 2014 telah terbaca menyusul hasil-hasil pertandingan di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, kemarin. Aspac Jakarta dan Satria Muda (SM) Britama Jakarta yang telah memastikan lolos memantapkan langkah dengan mengunci predikat sebagai juara grup.

Aspac memastikan sebagai pemuncak grup A seiring kemenangan 81-75 atas CLS Knights Surabaya. Sementara itu, SM mengatasi perlawanan Pacific Caesar Surabaya 79-57 di grup B. Baik Aspac maupun SM sama-sama sempurna dalam empat laga.

Tiket semifinal ketiga digenggam Pelita Jaya (PJ) Energi Mega Persada Jakarta. Kemenangan 93-58 atas Stadium Jakarta memastikan PJ finis sebagai runner-up grup B di bawah SM. Itu berarti, PJ akan menantang Aspac dalam semifinal Sabtu nanti (18/10).

Nah, satu tiket semifinal terakhir alias runner-up grup B masih akan diperebutkan antara CLS dan Bimasakti Nikko Steel Malang. Meski kalah oleh Aspac kemarin, CLS dengan 6 poin dari 4 laga masih punya peluang besar ketimbang Bimasakti (4 poin dari 3 laga).

CLS bahkan bisa memastikan lolos tanpa memeras keringat atau bertanding seandainya Bimasakti gagal mengalahkan Garuda Kukar Bandung hari ini (16/10). Sebab, syarat lolos Bimasakti sangat berat. Selain mengatasi Garuda, mereka harus mengalahkan CLS dalam laga pemungkas grup Jumat besok (17/10).

Kekalahan CLS dari Aspac memang sedikit ganjil. Itu terlihat jika mengacu bagaimana start bagus Dimaz Muharri dkk. Di akhir kuarter pertama saja, CLS sudah memimpin 25-8. Tapi, di kuarter kedua, Aspac menyusul dan mampu mereduksi ketertinggalan menjadi hanya 35-38.

Mungkinkah ada skenario dari tim besutan Kim Dong-won itu? Sebagai catatan, seandainya finis sebagai runner-up grup A, CLS akan menantang SM. Menilik rekor pertemuan, Dimaz dkk memang lebih sering mengalahkan SM ketimbang apabila bersua dengan PJ.

Nggak masalah (atas kekalahan dari Aspac, Red). Pemain small mereka bagus sekali individual skill-nya. Beberapa kali kami jaga, masih aja bisa lolos,” kata Mr Kim, sapaan akrab Kim Dong-won.

Ebrahim ”Biboy” Enguio menjadi motor kemenangan Aspac dengan raihan 21 poin.

Meski akhirnya menang, pelatih Aspac Antonius Endratmo menyebut timnya memang tidak bermain ”normal”. ”Defense anak-anak buruk dan sangat terlihat pada kuarter pertama. Baru setelah defense, kami perketat dan memainkan passing cepat. Kami pun bisa menguasai keadaan,” ujar Joko. (mid/irr/c17/dns)

Siapa Lawan SM ?

TIGA dari empat kontestan semifinal Mangupura Cup sudah terisi. Hanya tinggal runner-up grup A yang akan diperebutkan antara CLS Knights Surabaya dan Bimasakti Nikko Steel Malang. Kedua tim masih akan bentrok Jumat besok (17/10).

Line-Up Semifinal

Juara Grup A (Aspac) vs Runner-up Grup B (Pelita Jaya)
Juara Grup B (Satria Muda) vs Runner-up Grup A (?)

Perebutan Runner-Up Grup A

– CLS Knights
– Bimasakti

CLS lolos jika

– Mengalahkan Bimasakti
– Bimasakti kalah dari Garuda hari ini (16/10).

Bimasakti lolos jika

– Mengalahkan Garuda dan CLS.

Story Provided by Jawa Pos

Sumber: www.nblindonesia.com